Jasa Audit Infrastruktur IT: Temuan Berperingkat

Jasa audit infrastruktur IT Rekan IT mencatat seluruh aset, memetakan jaringan, memeriksa hak akses dan kondisi cadangan data, lalu menyerahkan laporan berisi temuan berperingkat dengan perkiraan biaya perbaikan dan dampak bila dibiarkan.

Audit menjawab pertanyaan yang sering tidak bisa dijawab tim internal sendiri: apa saja yang sebenarnya kita punya, dan mana yang sedang bermasalah tanpa kita sadari.

Yang membedakan audit dari kunjungan teknisi biasa adalah keluarannya. Teknisi memperbaiki yang dilaporkan; audit mencari yang belum dilaporkan.

Tahap satu: inventaris

Setiap komputer, server, perangkat jaringan, printer, perangkat CCTV, langganan, dan lisensi dicatat berikut siapa yang memakainya dan berapa umurnya.

Tahap ini sering sudah menghasilkan temuan sendiri sebelum ada pemeriksaan teknis apa pun. Yang paling sering muncul: langganan yang masih dibayar tetapi sudah tidak dipakai, lisensi yang jumlahnya tidak sesuai dengan pemakaian, dan perangkat yang dibeli dua kali karena tidak ada yang tahu unit pertama masih ada.

Inventaris juga jadi dasar semua tahap berikutnya. Tanpa daftar yang lengkap, pemeriksaan hanya menyentuh yang kebetulan terlihat.

Tahap dua: pemetaan jaringan

Pemetaan menelusuri jalur dari titik masuk internet sampai ke tiap ruangan: perangkat apa saja yang dilewati, bagaimana urutannya, dan di mana titik yang kalau mati membuat banyak hal ikut berhenti.

Peta ini yang paling sering belum pernah ada, dan yang paling sering diminta pelanggan setelah audit selesai. Untuk perusahaan yang sudah berganti beberapa penyedia, sering tidak ada satu orang pun yang tahu keseluruhan jalurnya.

Yang juga dicatat dalam pemetaan adalah titik tunggal kegagalan: satu switch yang melayani tiga lantai, satu sambungan internet tanpa cadangan, atau satu server yang menyimpan segalanya tanpa salinan.

Tahap tiga: hak akses, kata sandi, dan cadangan

Bagian ini yang paling sering menemukan hal yang mengkhawatirkan, dan hampir selalu bukan karena kelalaian yang disengaja.

Yang biasanya ditemukan: akun karyawan yang sudah keluar masih aktif, kata sandi bawaan perangkat yang belum pernah diganti, satu akun admin dipakai bersama beberapa orang sehingga tidak ada jejak siapa melakukan apa, dan cadangan data yang sudah berhenti berjalan berbulan-bulan tanpa ada yang tahu.

Yang terakhir itu yang paling sering ditemukan dan paling berbahaya. Cadangan berhenti diam-diam karena penyimpanan penuh atau kata sandi berubah, dan tidak ada notifikasi karena memang tidak pernah dipasang.

Tahap empat: kondisi fisik

Pemeriksaan fisik mencakup kondisi rack, suhu ruang perangkat, kondisi baterai catu daya cadangan, kerapian dan pelabelan jalur kabel, serta kondisi pembumian.

Temuan di bagian ini biasanya sederhana dan murah diperbaiki, tetapi dampaknya besar. Kipas yang tersumbat debu, baterai yang sudah tidak menyimpan daya, dan kabel tanpa label semuanya menambah risiko dan biaya penanganan di kemudian hari.

Laporan: temuan berperingkat, bukan daftar panjang

Laporan disusun dengan tiga tingkat: yang berisiko menghentikan operasional, yang menurunkan kinerja tetapi belum kritis, dan yang sebaiknya diperbaiki kalau ada anggaran.

Tiap temuan disertai perkiraan biaya perbaikan dan perkiraan dampak kalau dibiarkan. Ini yang membuat laporan bisa dipakai mengajukan anggaran, bukan sekadar jadi bahan bacaan.

Yang juga disertakan adalah urutan pengerjaan. Beberapa perbaikan harus lebih dulu karena yang lain bergantung padanya, dan mengerjakan di urutan yang salah berarti membayar dua kali untuk pekerjaan yang sama.

Contoh susunan temuan dalam laporan audit
TingkatArtiContoh temuan
KritisBerisiko menghentikan operasional dalam waktu dekatCadangan data berhenti berjalan; satu switch melayani seluruh lantai tanpa cadangan
Perlu perhatianMenurunkan kinerja atau menaikkan risiko, belum menghentikanKata sandi bawaan belum diganti; akun karyawan keluar masih aktif
Saran perbaikanSebaiknya diperbaiki saat ada anggaranKabel tanpa label; rack tanpa penutup ruang kosong

Yang membuat audit tidak berujung daftar belanja

Konsultan yang penghasilannya bergantung pada penjualan perangkat punya kepentingan yang bertabrakan dengan pelanggannya. Kami menjual jasa, dan laporan audit tidak disusun untuk menghasilkan pembelian.

Temuan yang bisa diselesaikan dengan penyesuaian pengaturan kami tulis begitu. Perangkat yang masih layak kami sebut masih layak, berikut perkiraan sisa umur pakainya.

Kalau setelah audit ternyata tidak ada yang perlu segera diperbaiki, itu juga hasil yang sah dan tetap kami tulis apa adanya. Laporan seperti itu memang kurang menyenangkan untuk dijual, tetapi lebih berguna untuk Anda.

FAQ

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Berapa lama audit memakan waktu?

Untuk kantor dengan di bawah lima puluh perangkat, umumnya dua sampai tiga hari kunjungan ditambah beberapa hari penyusunan laporan. Untuk pabrik dengan beberapa gedung, satu sampai dua minggu.

Apakah audit mengganggu operasional?

Sebagian besar tidak, karena yang dikerjakan adalah pencatatan dan pemeriksaan. Yang perlu jendela khusus hanya pengujian yang menyentuh perangkat aktif, dan itu kami sepakati jadwalnya lebih dulu.

Apakah laporan tetap milik kami kalau perbaikannya tidak dengan Rekan IT?

Ya, seluruhnya, tanpa syarat. Laporan, peta jaringan, dan inventaris diserahkan sebagai milik Anda. Kami tidak menahan apa pun untuk memaksa pekerjaan lanjutan.

Apakah termasuk uji penetrasi keamanan?

Tidak. Audit kami memeriksa hal yang praktis dan sering terlewat seperti hak akses, kata sandi bawaan, dan cadangan. Uji penetrasi adalah pekerjaan berbeda dengan keahlian dan izin tersendiri, dan kami akan mengatakan kalau itu yang Anda butuhkan.

Berapa biaya audit infrastruktur IT?

Ditentukan jumlah lokasi dan jumlah perangkat. Rentangnya ada di halaman harga; angka pastinya setelah kami tahu lingkupnya.

Ceritakan dulu kebutuhan IT Anda

Konsultasi tidak dikenakan biaya. Kirim gambaran kondisinya lewat WhatsApp, kami balas dengan perkiraan lingkup kerja, lama pengerjaan, dan biayanya.

Chat WhatsApp