Tips Memilih Router DLink Terbaik

Panduan Perangkat · 7 menit baca · diperbarui 21 Agustus 2026

Tips memilih router DLink: mulai dari kecepatan port kabelnya, bukan angka kecepatan nirkabel di kemasan. Periksa juga jumlah perangkat aktif yang akan terhubung, luas area yang perlu dijangkau, dan apakah fitur tambahan yang ditawarkan benar-benar akan Anda pakai.

Angka besar di kemasan router adalah kecepatan nirkabel teoretis, dan itu jarang bisa dicapai di kondisi nyata. Yang lebih menentukan pengalaman sehari-hari justru hal-hal yang tertulis kecil di bagian spesifikasi.

Artikel ini menguraikan apa yang perlu diperiksa sebelum membeli, dengan urutan menurut seberapa besar pengaruhnya.

1. Periksa kecepatan port kabel lebih dulu

Ini yang paling sering jadi penyempitan dan paling sering terlewat. Router dengan angka nirkabel besar tetapi port kabel seratus megabita per detik akan membatasi seluruh jaringan Anda di angka itu.

Kalau langganan internet Anda sudah lebih cepat dari seratus megabita per detik, port seratus akan membuang sebagian yang Anda bayar. Yang perlu dicari adalah port gigabit, baik pada port yang menuju modem maupun port untuk perangkat.

Angka ini biasanya tertulis kecil di bagian spesifikasi sebagai keterangan port, bukan di bagian depan kemasan.

2. Hitung jumlah perangkat aktif, bukan jumlah orang

Satu orang di rumah bisa membawa ponsel, laptop, televisi pintar, dan beberapa perangkat rumah pintar. Menghitung per orang selalu menghasilkan angka yang terlalu kecil.

Yang menentukan bukan jumlah perangkat yang terhubung melainkan jumlah yang aktif bersamaan. Televisi pintar yang menyala tetapi tidak dipakai hampir tidak membebani; empat orang yang menonton video bersamaan membebani cukup besar.

Untuk rumah dengan lebih dari lima belas perangkat aktif, atau kantor kecil, cari router yang spesifikasinya menyebut kemampuan menangani banyak perangkat secara bersamaan.

3. Dual band hampir selalu sepadan

Pita 2,4 GHz punya jangkauan lebih jauh tetapi hanya tiga kanal yang tidak saling tumpang tindih. Di perumahan padat atau ruko berdempetan, ketiga kanal itu sudah penuh sinyal tetangga.

Pita 5 GHz punya jauh lebih banyak kanal dan biasanya lengang, tetapi jangkauannya lebih pendek dan lebih sulit menembus dinding.

Router dual band memakai keduanya dan membiarkan perangkat memilih. Untuk lingkungan padat, selisih harganya hampir selalu sepadan — bukan karena lebih cepat, melainkan karena lebih sedikit gangguan.

4. Periksa fitur mana yang benar-benar akan dipakai

Router kelas menengah menawarkan banyak fitur yang terdengar berguna: penyimpanan bersama lewat port USB, kontrol orang tua, pengaturan prioritas lalu lintas, dan jaringan tamu.

Yang biasanya benar-benar dipakai: jaringan tamu dan kontrol orang tua. Yang sering dipasang lalu dilupakan: penyimpanan bersama lewat USB, karena kecepatannya jauh di bawah penyimpanan jaringan yang sebenarnya.

Pengaturan prioritas lalu lintas berguna untuk rumah dengan banyak pengguna, tetapi hanya kalau Anda mau mengaturnya. Fitur yang dibiarkan pada pengaturan bawaan biasanya tidak memberi manfaat apa pun.

5. Antena: jumlah bukan satu-satunya penentu

Router dengan enam antena tidak otomatis lebih baik daripada yang berantena tiga. Yang lebih menentukan adalah teknologi yang dipakai untuk mengarahkan sinyal ke perangkat, bukan jumlah batang antenanya.

Antena dengan angka penguatan tinggi memancarkan lebih jauh secara mendatar tetapi lebih lemah ke atas dan ke bawah. Untuk rumah satu lantai yang memanjang, itu menguntungkan; untuk rumah bertingkat, justru merugikan.

Kalau area yang perlu dijangkau luas atau bertingkat, menambah access point kedua yang terhubung kabel hampir selalu lebih efektif daripada mencari router dengan antena lebih banyak.

6. Dukungan pembaruan perangkat lunak

Router adalah perangkat yang langsung menghadap internet, dan karena itu paling sering jadi sasaran. Celah keamanan pada router bisa dipakai untuk mengakses seluruh perangkat di jaringan Anda.

Sebelum membeli, periksa apakah model itu masih mendapat pembaruan. Model yang sudah beberapa tahun dan tidak pernah dapat pembaruan baru sebaiknya dihindari meski harganya menarik.

Setelah membeli, periksa pembaruan secara berkala. Sebagian router bisa memperbarui sendiri; kalau tersedia, aktifkan.

Yang harus dilakukan setelah router terpasang

Ganti kata sandi admin bawaan. Kata sandi bawaan sama untuk semua unit model itu dan mudah ditemukan di internet.

Ganti nama jaringan bawaan juga. Nama bawaan biasanya menyebutkan merek dan model, dan itu memberi tahu orang lain persis celah mana yang mungkin bisa dicoba.

Matikan fitur pengaturan cepat yang memakai tombol atau kode angka pendek kalau tidak dipakai. Fitur itu memudahkan menyambungkan perangkat, tetapi juga memudahkan orang lain.

Menempatkan router: setengah masalah selesai di sini

Setelah membeli, keputusan berikutnya yang paling berpengaruh adalah di mana router diletakkan. Ini sering ditentukan oleh posisi kabel dari penyedia internet, dan itu hampir selalu bukan posisi terbaik.

Sinyal menyebar melingkar dari router, jadi router di sudut rumah membuang sebagian besar jangkauannya ke luar bangunan. Memindahkannya ke tengah rumah bisa memberi perbaikan yang lebih besar daripada mengganti dengan model yang lebih mahal.

Ketinggian juga berpengaruh. Router di lantai atau di bawah meja akan terhalang perabot; yang diletakkan setinggi dada atau lebih tinggi punya jalur yang lebih bebas ke perangkat. Yang perlu dihindari adalah menempatkannya di dalam lemari tertutup atau di belakang televisi.

Beberapa benda menyerap sinyal jauh lebih banyak daripada yang orang duga: akuarium, dinding beton bertulang, lemari besi, dan cermin besar. Kalau ada ruangan yang sinyalnya buruk padahal jaraknya dekat, periksa apa yang ada di antaranya.

Kalau memindahkan router berarti menarik kabel dari modem, itu pekerjaan setengah jam yang biasanya lebih bermanfaat daripada membeli perangkat baru. Kabel jaringan bisa ditarik cukup panjang tanpa penurunan kualitas.

Kalau posisi terbaik untuk router ternyata jauh dari modem, pilihan yang paling sering luput dipertimbangkan adalah memisahkan keduanya: modem tetap di posisi kabel masuk, router dipindah ke tengah rumah dan dihubungkan dengan satu kabel jaringan. Kabel itu bisa ditarik puluhan meter tanpa penurunan kualitas, dan biayanya jauh di bawah harga perangkat penguat mana pun.

FAQ

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa yang paling penting diperiksa sebelum membeli router?

Kecepatan port kabelnya. Router dengan angka nirkabel besar tetapi port seratus megabita per detik akan membatasi seluruh jaringan di angka itu, berapa pun kecepatan langganan internet Anda.

Apakah router dengan antena lebih banyak pasti lebih baik?

Tidak. Yang lebih menentukan adalah teknologi pengarahan sinyalnya. Untuk area luas atau bertingkat, menambah access point yang terhubung kabel hampir selalu lebih efektif.

Apakah fitur penyimpanan lewat port USB berguna?

Jarang. Kecepatannya jauh di bawah penyimpanan jaringan yang sebenarnya, dan sebagian besar pengguna memasangnya sekali lalu tidak memakainya lagi.

Berapa perangkat yang bisa ditangani satu router rumahan?

Yang menentukan bukan jumlah terhubung melainkan jumlah aktif bersamaan. Router kelas rumahan umumnya mulai kewalahan di sekitar dua puluh sampai tiga puluh perangkat aktif.

Apakah perlu memperbarui perangkat lunak router?

Perlu, dan secara berkala. Router langsung menghadap internet sehingga jadi sasaran paling sering. Sebelum membeli, periksa juga apakah model itu masih mendapat pembaruan dari pabrikan.

Ceritakan dulu kebutuhan IT Anda

Konsultasi tidak dikenakan biaya. Kirim gambaran kondisinya lewat WhatsApp, kami balas dengan perkiraan lingkup kerja, lama pengerjaan, dan biayanya.

Chat WhatsApp