Managed Service atau Panggil Teknisi Saat Rusak Saja?
Memanggil saat rusak lebih murah kalau gangguan jarang terjadi. Kontrak bulanan lebih murah begitu panggilan mencapai sekitar tiga kali sebulan, dan jauh lebih murah kalau ada sistem yang kalau berhenti langsung merugikan.
Perbandingan ini sebenarnya bukan soal harga, melainkan soal siapa yang menanggung ketidakpastian. Pada model panggilan, Anda yang menanggung; pada kontrak, penyedia yang menanggung, dan itu yang dibayar lewat biaya bulanan.
Karena itu jawaban yang benar bergantung seberapa mahal ketidakpastian itu bagi Anda, bukan hanya seberapa sering gangguan terjadi.
Menghitung titik impas
Hitungan dasarnya sederhana: kalikan jumlah panggilan per bulan dengan biaya per kunjungan, lalu bandingkan dengan biaya kontrak untuk cakupan setara.
Titik impas biasanya di sekitar tiga panggilan per bulan. Di bawah itu, panggilan satuan hampir selalu lebih hemat, dan penyedia yang jujur akan mengatakannya.
Yang perlu ditambahkan ke hitungan adalah biaya perjalanan untuk lokasi di luar kota, dan biaya panggilan di luar jam kerja yang tarifnya berbeda. Untuk perusahaan di Kendal, Solo, atau Batang, komponen ini menggeser titik impas cukup jauh ke arah kontrak.
Biaya yang tidak muncul di tagihan
Waktu tunggu adalah biaya nyata yang tidak pernah tertulis. Pada model panggilan, tidak ada prioritas: Anda masuk antrean bersama pelanggan lain, dan waktu tunggunya bergantung seberapa sibuk penyedia hari itu.
Waktu berhenti kerja karyawan selama menunggu juga biaya. Sepuluh orang yang tidak bisa bekerja selama tiga jam adalah tiga puluh jam kerja yang hilang, dan angkanya sering jauh melebihi biaya kunjungan.
Biaya ketiga yang paling tersembunyi: pekerjaan pencegahan yang tidak pernah dilakukan. Pada model panggilan, tidak ada yang memeriksa cadangan data, membersihkan kipas, atau memperbarui keamanan, karena tidak ada yang membayar untuk itu.
Apa yang berbeda dalam praktik sehari-hari
Pada model panggilan, penanganan dimulai saat Anda menyadari ada masalah dan memutuskan menelepon. Pada kontrak dengan pemantauan, sebagian masalah tertangani sebelum Anda menyadarinya.
Perbedaan lain ada di catatan. Teknisi panggilan yang berbeda tiap kali memulai dari nol setiap kunjungan; pada kontrak, ada catatan penanganan yang membuat kunjungan kedua jauh lebih cepat.
Yang juga berbeda adalah kepemilikan masalah. Pada panggilan, tanggung jawab penyedia berakhir saat kunjungan selesai. Pada kontrak, masalah yang berulang jadi masalah penyedia juga, karena penanganannya tidak ditagih per kejadian.
Panggil saat rusak
- Bayar hanya saat memanggil, tanpa komitmen bulanan.
- Cocok untuk kantor kecil dengan gangguan jarang.
- Waktu kedatangan mengikuti antrean, tanpa prioritas.
- Tidak ada pemantauan; masalah ketahuan saat sudah mengganggu.
- Tidak ada pekerjaan pencegahan.
Kontrak bulanan
- Biaya tetap, penanganan tidak dihitung per kejadian.
- Ada target waktu tanggap tertulis di kontrak.
- Perangkat dipantau; sebagian masalah tertangani lebih dulu.
- Ada pekerjaan pencegahan terjadwal.
- Masalah berulang jadi kepentingan penyedia untuk diselesaikan.
Kapan kontrak jelas belum sepadan
Kalau perusahaan Anda punya kurang dari sepuluh perangkat, tidak ada server, dan gangguan muncul beberapa bulan sekali, kontrak bulanan hampir pasti lebih mahal daripada memanggil sesekali.
Untuk kondisi itu, yang lebih masuk akal adalah kombinasi: panggilan satuan untuk gangguan, ditambah satu kunjungan pemeriksaan setahun sekali atau dua kali. Ini menutup celah terbesar model panggilan — tidak ada pencegahan sama sekali — dengan biaya yang jauh lebih kecil daripada kontrak penuh.
Yang perlu diperiksa sebelum menandatangani kontrak
Kontrak maintenance yang terlihat murah sering murah karena banyak yang dikecualikan. Periksa empat hal ini sebelum membandingkan angkanya.
Pertama, apakah penanganan gangguan dibatasi jumlahnya. Kedua, apakah ada target waktu tanggap tertulis, dan apa konsekuensinya kalau meleset. Ketiga, apa saja yang ditagihkan terpisah. Keempat, apa yang terjadi pada dokumentasi dan kredensial admin kalau kontrak berakhir.
Yang terakhir sering dilupakan dan paling merugikan. Kredensial yang hanya dipegang penyedia membuat Anda tidak bisa berpindah tanpa negosiasi, dan itu bukan posisi yang enak.
Menghitung managed service vs panggil teknisi dengan angka Anda
Ambil catatan panggilan enam bulan terakhir. Kalau tidak ada catatan sama sekali, itu sendiri sudah temuan: tanpa catatan tidak ada dasar untuk memutuskan apa pun tentang IT, termasuk soal kontrak.
Hitung tiga hal dari catatan itu. Berapa total biaya kunjungan yang sudah dibayar. Berapa total jam kerja yang hilang selama menunggu penanganan, dikalikan jumlah orang yang terpengaruh. Dan berapa kali masalah yang sama muncul lagi setelah pernah ditangani.
Angka ketiga yang paling menentukan. Masalah yang berulang menandakan penyebabnya tidak pernah ditelusuri, dan itu memang yang terjadi pada model panggilan: teknisi dibayar untuk menghilangkan gejala, bukan untuk mencari akarnya. Pada kontrak, masalah berulang jadi kerugian penyedia juga, sehingga ada kepentingan menyelesaikannya sekali.
Kalau setelah dihitung angkanya masih memenangkan model panggilan, itu jawaban yang sah dan kami akan mengatakannya. Yang kami sarankan sebagai tambahan hanyalah satu atau dua kunjungan pemeriksaan setahun, untuk menutup celah terbesar model panggilan: tidak ada pencegahan sama sekali.
Ada satu biaya lagi yang tidak muncul di mana pun tetapi nyata: waktu Anda sendiri. Pada model panggilan, seseorang di perusahaan Anda harus memutuskan kapan memanggil, mencari nomor, menjelaskan masalahnya dari awal, dan menunggui teknisi. Untuk pemilik usaha kecil, waktu itu diambil dari pekerjaan yang seharusnya dia kerjakan, dan nilainya sering lebih besar daripada selisih biaya yang sedang dibandingkan.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Berapa panggilan per bulan sebelum kontrak jadi lebih murah?
Umumnya sekitar tiga. Untuk lokasi di luar Semarang, titik impasnya lebih rendah karena biaya perjalanan ikut dihitung pada model panggilan.
Apa keuntungan kontrak selain harga?
Ada prioritas dan target waktu tanggap, ada pemantauan sehingga sebagian masalah tertangani sebelum mengganggu, dan ada pekerjaan pencegahan yang pada model panggilan tidak pernah dilakukan.
Kami perusahaan kecil, apakah harus kontrak?
Tidak. Untuk kantor di bawah sepuluh perangkat tanpa server, panggilan satuan ditambah satu atau dua kunjungan pemeriksaan setahun biasanya lebih masuk akal.
Apa yang harus diperiksa sebelum tanda tangan kontrak?
Apakah penanganan dibatasi jumlahnya, apakah ada target waktu tanggap tertulis berikut konsekuensinya, apa yang ditagih terpisah, dan apa yang terjadi pada kredensial admin saat kontrak berakhir.
Bisakah pindah dari panggilan ke kontrak setelah beberapa waktu?
Bisa, dan banyak pelanggan kami memulai begitu. Riwayat panggilan Anda justru memudahkan menghitung apakah kontrak akan lebih hemat.
Baca juga
Jasa Managed Service: Operasional IT Kami yang Pegang
Jasa managed service IT: monitoring jaringan, maintenance terjadwal, backup, dan helpdesk dalam satu kontrak bulanan dengan SLA respons yang tertulis.
Jasa IT Support Onsite dengan Pengganti Terjamin
Jasa IT support onsite: teknisi ditempatkan di kantor Anda harian, mingguan, atau saat dipanggil, dengan pengganti siap saat yang bertugas berhalangan.
Biaya Maintenance IT Bulanan dan Isi Tiap Paket
Biaya maintenance IT bulanan ditentukan jumlah perangkat, frekuensi kunjungan, dan target waktu tanggap, dengan tiga paket yang bisa dibandingkan isinya.
Perbandingan Layanan IT dan Pilihan yang Sering Ditanyakan
Perbandingan layanan IT dan pilihan teknis yang sering membingungkan: outsourcing atau tim sendiri, kontrak atau panggilan, CCTV analog atau IP, UTP atau FO.
Ceritakan dulu kebutuhan IT Anda
Konsultasi tidak dikenakan biaya. Kirim gambaran kondisinya lewat WhatsApp, kami balas dengan perkiraan lingkup kerja, lama pengerjaan, dan biayanya.